Strategi Adaptasi Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025: Kilas Balik Kesuksesan Pekan Mutu 2025

Strategi Adaptasi Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025: Kilas Balik Kesuksesan Pekan Mutu 2025 Sektor pendidikan tinggi di Indonesia saat ini tengah menghadapi gelombang transformasi besar. Terbitnya Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025 menuntut institusi untuk bergerak cepat dalam menyesuaikan tata kelola dan penjaminan mutu mereka. Merespons urgensi tersebut, mutuperguruantinggi.id sukses menyelenggarakan agenda bergengsi bertajuk Pekan Mutu 2025. Acara ini berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme pada Kamis, 18 Desember 2025, bertempat di University Club (UC) Hotel, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Menjadi Magnet bagi Pejuang Mutu Seluruh Indonesia Pekan Mutu 2025 terbukti menjadi daya tarik utama bagi para pejuang mutu dari berbagai wilayah. Tercatat sebanyak 122 peserta hadir memadati lokasi acara, mewakili 53 instansi pendidikan baik dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Kehadiran peserta yang melintas batas geografis ini membuktikan satu hal: kebutuhan akan pemahaman regulasi baru bersifat kolektif dan mendesak. Institusi menyadari bahwa adaptasi cepat adalah kunci utama untuk menjaga daya saing di tingkat nasional maupun internasional. Tiga Pilar Utama Transformasi Perguruan Tinggi Acara dibuka secara resmi oleh Bapak Eko Yuwono, S.T. (Ketua Tim Kerja SPMI LLDIKTI Wilayah V). Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa tata kelola perguruan tinggi harus bertransformasi secara lincah agar selaras dengan mandat regulasi terbaru. Untuk membedah tantangan tersebut, Pekan Mutu 2025 menghadirkan empat narasumber pakar yang mengupas tiga pilar utama: Transformasi Kurikulum Berbasis OBE Prof. Dr. Joko Nurkamto, M.Pd. membedah teknis penyusunan kurikulum Outcome-Based Education (OBE) yang adaptif terhadap standar nasional terbaru. Tata Kelola Digital dan Dashboard Data Sinergi antara Ir. Noor Akhmad Setiawan, Ph.D. dan Dr. Agung Yulianto, M.Si. memaparkan pentingnya manajemen berbasis data digital untuk mempercepat pencapaian Akreditasi Unggul. Laboratorium Berstandar Internasional Mulyono, S.T.P. menutup sesi dengan strategi pengembangan laboratorium unggul melalui implementasi ISO/IEC 17025:2017, syarat krusial bagi validitas riset universitas. Testimoni Peserta: Solutif dan Mencerahkan Keberhasilan Pekan Mutu 2025 tidak hanya terlihat dari materi yang berbobot, tetapi juga dari kepuasan para peserta. Banyak peserta mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan solusi nyata atas kebingungan mereka terkait implementasi Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025. “Investasi waktu kami sangat sepadan. Materi yang disajikan sangat tajam dan solutif, terutama bagi kami yang datang jauh dari luar pulau,” ujar salah satu peserta. Selain kualitas materi, profesionalitas tim mutuperguruantinggi.id juga mendapat apresiasi tinggi. Mulai dari komunikasi pradelegasi yang lancar hingga penyediaan training kit yang lengkap, semua dipersiapkan secara matang untuk mendukung kenyamanan belajar peserta. Komitmen Berkelanjutan Menuju Kualitas Kelas Dunia Sentimen positif ini memuncak pada penilaian akhir yang membanggakan, di mana peserta secara kolektif memberikan rating bintang 5. Forum diskusi yang hidup menginspirasi lahirnya kolaborasi baru antar-perguruan tinggi demi kemajuan pendidikan Indonesia. Pekan Mutu 2025 memang telah usai, namun perjalanan menuju kualitas pendidikan kelas dunia baru saja dimulai. Memperbarui kompetensi dan melakukan pendampingan teknis secara berkelanjutan adalah satu-satunya cara agar institusi Anda tetap relevan. Siap Bertransformasi Bersama Kami? Jangan biarkan institusi Anda tertinggal dalam perubahan regulasi. Mutuperguruantinggi.id siap menjadi mitra strategis Anda dalam pelaksanaan In House Training, Pendampingan, hingga Sertifikasi Kompetensi. Konsultasikan kebutuhan perguruan tinggi Anda sekarang juga melalui WhatsApp: Hubungi Kami di 0812-8656-3234 Dapatkan informasi update mengenai agenda kami selanjutnya dengan mengikuti Instagram @mutuperguruantinggi.official.
