DIGITALISASI SISTEM

Kami dapat membantu perguruan tinggi Anda dalam mencapai efisiensi sistem

Menjadi kampus yang konsisten dalam menerapkan budaya mutu, tentu saja memerlukan support dari berbagai pihak. Baik sumber daya personel, tenaga, sistem yang efektif dan pendanaan yang cukup. Mengingat bahwa pilar dari budaya mutu adalah konsistensi dari pola pikir, sikap, dan perilaku yang sesuai Standar Dikti, tentu saja perlu adanya dukungan oleh sistem dan administrasi yang efektif. Dengan menerapkan administrasi dan sistem yang efektif hal ini akan memudahkan perguruan tinggi dalam melakukan evaluasi dan improvement. Terlebih lagi dua hal ini (evaluasi dan improvement) merupakan pilar dalam penerapan sistem penjamin mutu internal (SPMI). Akan tetapi penerapan sistem ini juga tidak semudah membalikan telapak tangan, dan tentu saja memiliki kendala-kendala.

Kendala-kendala ini muncul karena beberapa hal. Berbeda dengan “kebijakan” atau “standardisasi” yang menjadi “tantangan” hanya saat di awal periode, administrasi dan penerapan sistem merupakan “tantangan” yang muncul saat periode sedang berlangsung. Maka dari itu sangat mungkin jika dalam perjalanannya muncul human error, gagal mengantisipasi force majeure, update data, dll. Kendala seperti ini muncul karena kampus hanya bertumpu pada sumber daya manusia saja tanpa melibatkan aspek teknologi di dalamnya. Praktis, kebijakan/manajemen sebaik apapun akan kesulitan jika tidak disupport oleh teknologi. Dengan menerapkan teknologi kampus tidak hanya akan mencegah human error namun akan mengefisiensikan anggarannya dalam jangka panjang.

Apalagi mengingat saat ini banyak kampus yang ingin mendapatkan dua atau lebih akreditasi dengan satu dokumen tunggal, melibatkan aspek teknologi dalam sistem kampus merupakan hal yang mutlak diperlukan. Kami dapat membantu perguruan tinggi Anda dalam mencapai hal tersebut dengan berbagai layanan unggulan dari kami, seperti:

Balance Score Card Pergururan Tinggi (BSC-PT)

Bertujuan untuk memudahkan dalam proses input data, analisis data terinput, dan pengolahannya sehingga menjadi kesimpulan kinerja Program Studi dan Perguruan Tinggi dengan basis IAPS 4.0 dan IAPT 3.0.

Educational Document Database (EDD)

Layanan ini berfungsi sebagai pusat data dan informasi yang terstruktur. Sehingga penyimpanan data dapat lebih tepat, aman serta mudah ditemukan saat sedang diperlukan dengan mendesak

Student Service Center (SSC)

Layanan administrasi satu pintu yang diperuntukkan bagi mahasiswa atau peserta didik merupakan salah satu produk layanan digitalisasi sistem. Tujuan sistem meringkas segala kebutuhan administrasi peserta didik mulai dari surat menyurat (surat ijin tidak mengikuti kuliah, surat keterangan mahasiswa aktif, dan lain-lain).

Learning Management System (LMS)

Layanan ini menjadi solusi praktis dari pola pembelajaran dan pelatihan berbasis digital. LMS merupakan software yang digunakan untuk mendukung proses pembelajaran dan pelatihan, mulai dari merencanakan, melaksanakan, dan menilai proses pembelajaran dan pelatihan

Pesan Digitalisasi Sistem Sekarang