Suksesnya Sosialisasi ISO 17025:2017 Bersama Universitas Jember

Suksesnya Sosialisasi ISO 17025:2017 Bersama Universitas Jember Pada tanggal 12-13 Desember 2024, platform mutuperguruantinggi.id sukses menyelenggarakan kegiatan sosialisasi ISO 17025:2017 secara daring, bekerja sama dengan Universitas Jember. Acara ini menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan mutu laboratorium perguruan tinggi untuk memenuhi standar internasional di bidang pengujian dan kalibrasi. Sambutan pembuka disampaikan oleh Dr. Ir. Bambang Marhaenanto, M.Eng., IPM., ASEAN.Eng., selaku Dekan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP). Tujuan Sosialisasi: Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada para peserta—termasuk dosen, tenaga laboratorium, dan pengelola—tentang persyaratan teknis dan manajemen yang diperlukan untuk mendapatkan akreditasi laboratorium sesuai standar ISO 17025:2017. Dengan sosialisasi ini, laboratorium perguruan tinggi diharapkan dapat: Meningkatkan akurasi, validitas, dan kredibilitas hasil pengujian. Mendapatkan pengakuan internasional di bidang pengujian dan kalibrasi. Mendukung riset kompetitif dan menghasilkan lulusan berkualitas. Rangkaian Kegiatan: Pada hari pertama, peserta diberikan materi tentang Strategi Persiapan Akreditasi Laboratorium Pengujian Alat Pasca Panen. Sementara itu, hari kedua diisi dengan Pengenalan Dasar ISO/IEC 17025:2017. Selama dua hari, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam menerima materi, berdiskusi, dan bertanya terkait persiapan akreditasi laboratorium. Harapan untuk Universitas Jember: Melalui kegiatan ini, diharapkan laboratorium-laboratorium di Universitas Jember semakin siap untuk mengajukan akreditasi internasional. Hal ini tidak hanya meningkatkan kualitas pengujian laboratorium tetapi juga mendukung kemajuan riset dan daya saing perguruan tinggi di tingkat global. Ikuti Kegiatan Kami Berikutnya! Dapatkan informasi terbaru tentang pelatihan dan pendampingan akreditasi melalui Instagram kami di @mutuperguruantinggi.official.Untuk konsultasi gratis atau informasi lebih lanjut tentang pelatihan dan sosialisasi, hubungi kami di 0812-8656-3234. Tingkatkan standar mutu laboratorium Anda bersama Mutu Perguruan Tinggi!
Ramah Tamah Tim Mutu Perguruan Tinggi bersama LLDIKTI VI dan FEB UNNES

Ramah Tamah Tim Mutu Perguruan Tinggi bersama LLDIKTI VI dan FEB UNNES Pada bulan November 2024, sebuah pertemuan penting digelar di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah. Acara ini dihadiri oleh Kepala LLDIKTI VI, Dr. Bhimo Widyo Andoko, S.H., M.H., bersama Tim Mutu Perguruan Tinggi dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Semarang (UNNES). Fokus Diskusi: Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi Pertemuan ini bukan sekadar ramah tamah, tetapi juga menjadi wadah diskusi strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi di wilayah LLDIKTI VI Jawa Tengah. Dalam diskusi tersebut, berbagai upaya untuk mendorong perguruan tinggi agar lebih unggul dan kompetitif menjadi sorotan utama. Dr. Bhimo Widyo Andoko, yang sebelumnya memberikan Opening Speech dalam Pekan Mutu 2024, menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan tinggi dan LLDIKTI. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan solusi efektif untuk berbagai tantangan pendidikan tinggi di era globalisasi. Peran FEB UNNES dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Sebagai salah satu fakultas unggulan, FEB UNNES berkomitmen mendukung inisiatif peningkatan mutu yang diusung LLDIKTI VI. Melalui berbagai program akademik dan kerja sama penelitian, FEB UNNES terus berinovasi untuk memenuhi standar mutu pendidikan tinggi yang ditetapkan. Menghubungkan Komitmen Mutu Ramah tamah ini menjadi bukti nyata sinergi yang baik antara LLDIKTI VI, Tim Mutu Perguruan Tinggi, dan FEB UNNES. Melalui kolaborasi semacam ini, harapannya mutu pendidikan tinggi di wilayah Jawa Tengah semakin meningkat, mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Ingin tahu lebih banyak tentang upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi? Hubungi Tim Mutu Perguruan Tinggi kami untuk berdiskusi dan menjalin kolaborasi. Klik di sini untuk informasi lebih lanjut. Kami siap membantu!
Sertifikasi Dosen: Pentingnya dalam Meningkatkan Kualitas dan Profesionalisme

Sertifikasi Dosen: Pentingnya dalam Meningkatkan Kualitas dan Profesionalisme Sertifikasi dosen adalah salah satu langkah penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Lebih dari sekadar formalitas, sertifikasi ini membuktikan bahwa seorang dosen telah memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan secara nasional. Proses ini memberikan banyak keuntungan bagi institusi pendidikan dan dosen itu sendiri, baik dalam hal pengembangan karier maupun kesejahteraan. Pengertian Sertifikasi Dosen Sertifikasi dosen atau Serdos adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada dosen sebagai bentuk pengakuan formal bahwa dosen tersebut telah memiliki kompetensi profesional. Tujuan utama sertifikasi ini adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, sekaligus meningkatkan kesejahteraan dosen dengan memberikan tunjangan profesi. Sertifikasi ini didasarkan pada berbagai regulasi, termasuk UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Tujuan Sertifikasi Dosen Menilai profesionalisme dosen guna menentukan kelayakan mereka dalam melaksanakan tugas pengajaran. Melindungi profesi dosen sebagai agen pembelajaran di perguruan tinggi. Meningkatkan proses dan hasil pendidikan di Indonesia. Mempercepat pencapaian tujuan pendidikan nasional. Meningkatkan kesadaran dosen akan pentingnya menjaga etika akademik dan kejujuran, khususnya dalam menghindari plagiarisme. Manfaat Sertifikasi Dosen 4 Manfaat bagi Dosen Meningkatkan kualitas kinerja melalui pemantauan kompetensi secara berkala. Quality Assurance: Menjamin kualitas pendidikan yang mereka berikan. Meningkatkan kesejahteraan melalui tunjangan profesi yang lebih baik. Meningkatkan prestasi pendidikan dengan memastikan bahwa dosen memiliki kemampuan untuk mendukung pencapaian tujuan pendidikan nasional. 2 Manfaat bagi Institusi Pendidikan Meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan. Meningkatkan daya saing dan kepercayaan publik terhadap institusi. Beberapa Manfaat bagi Mahasiswa Mendapatkan pembelajaran yang berkualitas dari dosen yang kompeten. Meningkatkan peluang untuk memperoleh pekerjaan yang lebih baik. Syarat Sertifikasi Dosen Memiliki NIDN/NIDK: Nomor Induk Dosen Nasional atau Dokter Pendidik Klinis (Dokdiknis) untuk dosen tetap dan paruh waktu. Jabatan Fungsional: Minimal memiliki jabatan sebagai Asisten Ahli.Masa kerja minimal 2 tahun. Memenuhi beban kerja dosen (BKD) selama dua tahun berturut-turut. Skor TKDA dan TKBI yang memenuhi nilai ambang batas. Sertifikat PEKERTI: Pelatihan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dosen. Tunjangan Sertifikasi Dosen Tunjangan sertifikasi dosen dihitung berdasarkan gaji pokok. Dosen yang telah lulus sertifikasi akan menerima tunjangan sebesar satu kali gaji pokok. Sebagai contoh, dosen dengan gaji pokok Rp 3 juta akan menerima tunjangan sertifikasi sebesar Rp 3 juta, sehingga total pendapatan menjadi Rp 6 juta. Namun, besaran tunjangan ini bervariasi tergantung pada golongan dan pangkat dosen. Sertifikasi dosen adalah langkah penting untuk memastikan kualitas dan profesionalisme dalam pendidikan tinggi. Dengan memiliki sertifikasi ini, dosen dapat meningkatkan kualitas pengajaran, memperoleh tunjangan yang lebih baik, serta memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Ingin mengetahui cara mendapatkan sertifikasi dosen? Hubungi admin Mutu Perguruan Tinggi sekarang untuk konsultasi dan pendampingan lebih lanjut!
Optimalkan Karir Dosen dengan Manajemen Beban Administrasi yang Efektif

Optimalkan Karir Dosen dengan Manajemen Beban Administrasi yang Efektif Beban administrasi yang harus dihadapi oleh dosen di Indonesia telah menjadi sorotan berbagai pihak, baik dari kalangan akademisi hingga pemerintah. Dosen tidak hanya mengemban tugas utama dalam pengajaran dan penelitian, tetapi juga dihadapkan dengan tugas administratif yang sering kali memunculkan keluhan. Apa saja sebenarnya beban administrasi yang dimaksud, dan bagaimana cara mengelola beban ini secara efisien? Apa Itu Beban Kerja Dosen (BKD)? Beban administrasi dosen erat kaitannya dengan Beban Kerja Dosen (BKD), yang mencakup tugas-tugas yang harus dilaksanakan dalam waktu tertentu. Menurut peraturan pemerintah, setiap dosen wajib memenuhi minimal 12-16 SKS per semester dan melaporkannya melalui platform SISTER (Sistem Informasi Sumberdaya Terintegrasi). Jika BKD terpenuhi, dosen berhak atas tunjangan serta tambahan angka kredit (KUM) yang dapat membantu pengembangan karir. Tugas dalam Beban Kerja Dosen BKD terbagi dalam empat kategori, yaitu tugas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan tugas penunjang. Setiap kategori memiliki bobot SKS yang berbeda, dan dosen diharapkan melaksanakan seluruh tugas tersebut secara seimbang agar penilaian BKD optimal. Tugas Pendidikan: Meliputi kegiatan perkuliahan, bimbingan, pengujian, hingga pengembangan program dan bahan kuliah. Tugas Penelitian: Dosen diharapkan menghasilkan karya ilmiah, paten, dan teknologi yang dapat diterapkan di masyarakat. Pengabdian kepada Masyarakat: Misalnya, memberikan pelatihan atau penyuluhan kepada masyarakat. Tugas Penunjang: Meliputi kegiatan administratif seperti menjadi anggota panitia, organisasi profesi, atau mewakili institusi dalam pertemuan internasional. Tantangan Beban Administrasi bagi Dosen Selain melaksanakan tugas-tugas di atas, dosen juga harus mengurus berbagai dokumen administratif, seperti proposal penelitian, laporan keuangan, hingga surat izin. Beban administratif ini sering kali dianggap menghambat pelaksanaan tugas utama dosen, seperti penelitian, dan menurunkan kreativitas serta produktivitas. Dampak Beban Administrasi yang Berlebihan Menghambat Pelaksanaan Tugas Akademik: Banyaknya dokumen administratif dapat mengurangi fokus dosen dalam penelitian dan pengajaran. Menurunkan Kreativitas: Waktu dan energi yang dihabiskan untuk urusan administratif bisa mengurangi peluang inovasi. Menghambat Pengembangan Karir: Beban administrasi yang berlebihan dapat memperlambat proses kenaikan jabatan fungsional dosen. Solusi dari Pemerintah: Platform SISTER Untuk meringankan beban administrasi dosen, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah meluncurkan platform SISTER. SISTER mengintegrasikan layanan Beban Kerja Dosen (BKD), Sertifikasi Dosen (Serdos), dan Perubahan Data Dosen (PDD) dalam satu sistem berbasis cloud, sehingga memudahkan dosen dalam pelaporan dan pengelolaan dokumen. Menghadapi Beban Administrasi dengan Efektif Meski SISTER telah membantu meringankan beban administrasi, dosen tetap harus disiplin dalam memperbarui data. Selain itu, pengembangan strategi pengelolaan waktu dan administrasi sangat diperlukan agar dosen dapat fokus pada pengembangan karir. Untuk itu, penting bagi dosen untuk terus mengasah keterampilan manajemen agar bisa mencapai puncak karir akademik. Ayo Manajemen Beban Kerja Dosen di Institusi Anda Ajakan Beban administrasi dosen memang merupakan tantangan, tetapi dengan dukungan dari pemerintah serta manajemen yang baik, hal ini bisa diatasi. Apakah Anda merasakan manfaat dari platform SISTER? Bagikan pendapat dan pengalaman Anda di kolom komentar! Apakah Anda ingin meningkatkan mutu perguruan tinggi dan manajemen beban kerja dosen di institusi Anda? Hubungi mutuperguruantinggi.id sekarang dan wujudkan pengelolaan administrasi yang lebih efisien!
Panduan Memeriksa Akreditasi Universitas dan Program Studi: Kenapa Memilih Kampus Terakreditasi Itu Penting

Panduan Memeriksa Akreditasi Universitas dan Program Studi: Kenapa Memilih Kampus Terakreditasi Itu Penting Ketika Anda melamar sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau untuk posisi lainnya, pertanyaan mengenai akreditasi kampus tempat Anda menempuh pendidikan sering kali muncul. Artikel ini akan membahas dua hal penting: cara memeriksa akreditasi universitas dan program studi serta penjelasan mengenai nilai dan status akreditasi. 1. Langkah-Langkah Memeriksa Akreditasi Universitas dan Program Studi a. Memeriksa Akreditasi Universitas Untuk mengetahui akreditasi universitas atau kampus, Anda dapat mengakses Direktori Institusi BAN-PT. Berikut adalah langkah-langkahnya: Kunjungi situs web BAN-PT.Masukkan nama universitas di kolom pencarian.Hasil pencarian akan menampilkan status akreditasi universitas tersebut. Contohnya, Universitas Gadjah Mada memiliki akreditasi “Unggul.” b. Memeriksa Akreditasi Program Studi Jika Anda ingin mengecek akreditasi program studi, Anda bisa menggunakan Direktori Program Studi BAN-PT. Berikut cara melakukannya: Ketikkan nama program studi di kolom pencarian, seperti “Kearsipan.”Untuk program studi yang umum, seperti Ekonomi atau Manajemen, disarankan untuk menambahkan nama universitas sebelum nama program studi agar hasil pencarian lebih akurat.Sebagai contoh, saat memeriksa akreditasi Universitas Gadjah Mada, hasilnya menunjukkan akreditasi “Unggul.” Namun, jika Anda mencari program studi Kearsipan, mungkin Anda akan menemukan akreditasi “A.” Apa makna dari “Unggul” dan “A”? Mari kita bahas lebih lanjut di bagian berikutnya. 2. Makna Nilai dan Status Akreditasi Predikat akreditasi memiliki arti penting. Predikat “Unggul” diberikan oleh BAN-PT kepada perguruan tinggi yang mendapatkan nilai akreditasi “A” dan memenuhi semua syarat untuk meraih predikat tertinggi tersebut. Sebaliknya, predikat “Baik Sekali” diberikan kepada perguruan tinggi yang juga memperoleh nilai “A,” tetapi belum memenuhi semua syarat untuk status “Unggul.” Berikut adalah tabel peringkat, nilai, dan status akreditasi: Dengan memahami cara memeriksa akreditasi dan arti dari status akreditasi, Anda dapat membuat keputusan yang lebih cerdas dalam memilih kampus dan program studi. Ini adalah langkah krusial untuk meraih kesuksesan dalam karir, terutama jika Anda bercita-cita untuk menjadi dosen. Bingung dengan status akreditasi universitas Anda? Hubungi mutuperguruantinggi.id dan dapatkan konsultasi gratis untuk memahami lebih jauh tentang akreditasi!
Memahami Beban Kinerja Dosen: Panduan Penting untuk Dosen di Indonesia

Memahami Beban Kinerja Dosen: Panduan Penting untuk Dosen di Indonesia Menjadi dosen tidak hanya sekadar mengajar di kelas; ada tanggung jawab penting yang dikenal sebagai beban kinerja. Setiap dosen diwajibkan untuk melaporkan beban kinerja ini setiap semester, mencakup rincian kinerja yang telah dilaksanakan serta rencana beban kinerja untuk semester yang akan datang. Kami menyediakan tautan untuk mengunduh Pedoman Operasional Beban Kinerja Dosen (BKD) agar setiap dosen di Indonesia dapat mempelajarinya. Berikut adalah poin-poin penting mengenai beban kinerja dosen: 1. Apa Itu Beban Kinerja Dosen? Beban kinerja dosen adalah serangkaian tugas dan tanggung jawab yang harus diselesaikan dalam satu semester atau tahun ajaran. Beban ini mencakup berbagai aktivitas, termasuk pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan tugas penunjang lainnya. 2. Komponen Beban Kinerja Pengajaran: Mengajar mahasiswa, membimbing skripsi atau tesis, serta melakukan evaluasi pembelajaran merupakan bagian utama dari beban kinerja. Penelitian: Kegiatan penelitian dan publikasi ilmiah, baik dalam bentuk jurnal, buku, maupun makalah konferensi, juga termasuk dalam beban kinerja yang harus dipenuhi. Pengabdian kepada Masyarakat: Kegiatan yang berfokus pada pengembangan dan pemberdayaan masyarakat, seperti pelatihan atau konsultasi, diperhitungkan dalam beban kinerja. Tugas Penunjang: Tugas administratif seperti menjadi ketua jurusan, berpartisipasi dalam organisasi akademik, atau menjadi panitia kegiatan kampus juga termasuk dalam komponen beban kinerja. 3. Metode Perhitungan Beban Kinerja Setiap komponen kinerja memiliki bobot tertentu yang dihitung dalam Satuan Kredit Semester (SKS). Misalnya, mengajar satu mata kuliah 3 SKS memiliki bobot kinerja yang harus dipenuhi. 4. Target Beban Kinerja Dosen diwajibkan untuk memenuhi target beban kinerja minimal 12 SKS dan maksimal 16 SKS setiap semester sebagai bagian dari tanggung jawab profesional. Beban kinerja ini juga menjadi acuan untuk evaluasi kenaikan jabatan atau penghargaan. 5. Strategi Mengelola Beban Kinerja Utamakan tugas-tugas yang memiliki bobot besar dan mendukung pengembangan karir akademik. Kolaborasi dengan kolega atau mahasiswa dalam kegiatan penelitian atau pengabdian dapat membantu dalam pengelolaan beban kinerja. Dengan memahami beban kinerja dosen, Anda dapat lebih mudah mengatur waktu dan energi untuk menyelesaikan semua tanggung jawab dengan baik dan tepat waktu. Terus tingkatkan kualitas kerja dan kontribusi akademik Anda! Segera Unduh Pedoman Operasional Beban Kinerja Dosen (BKD) di sini! Unduh
Panduan Penting bagi Dosen dan Calon Dosen: Memahami Angka Kredit (AK) untuk Kemajuan Karir Akademik

Panduan Penting bagi Dosen dan Calon Dosen: Memahami Angka Kredit (AK) untuk Kemajuan Karir Akademik Bagi para dosen dan calon dosen yang berambisi untuk mengembangkan karir akademiknya, memahami konsep Angka Kredit (AK) adalah hal yang sangat krusial. AK berfungsi sebagai salah satu indikator utama untuk mengevaluasi kinerja dosen serta menentukan kemajuan dalam jenjang karir mereka. Dalam artikel ini, kami akan menyediakan tautan untuk mengunduh Pedoman Operasional Penilaian Angka Kredit Dosen Tahun 2019 (tautan download tersedia di akhir artikel) serta beberapa poin penting terkait AK yang perlu Anda ketahui: 1. Apa Itu Angka Kredit (AK)? Angka Kredit (AK) adalah poin yang diperoleh dosen dari berbagai aktivitas akademik, termasuk pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta kegiatan pendukung lainnya. Poin ini menjadi dasar penilaian dalam proses kenaikan jabatan fungsional dosen, mulai dari Asisten Ahli hingga jabatan Guru Besar (Profesor). 2. Jenis Kegiatan yang Menghasilkan AK Pendidikan dan Pengajaran: Dosen dapat memperoleh AK dari kegiatan mengajar, membimbing mahasiswa, serta merancang materi ajar. Penelitian: Menulis artikel ilmiah, menyusun buku, atau berperan sebagai pembicara dalam seminar ilmiah dapat menambah poin AK. Pengabdian kepada Masyarakat: Kegiatan seperti pelatihan, seminar untuk publik, atau program pengabdian di komunitas juga berkontribusi pada pengumpulan AK. Kegiatan Penunjang: Aktivitas administratif atau keterlibatan dalam organisasi akademik juga memberikan tambahan AK. 3. Metode Penghitungan AK Setiap jenis aktivitas memiliki bobot AK yang berbeda. Misalnya, mengajar akan memberikan poin sesuai dengan SKS, sedangkan publikasi di jurnal internasional biasanya memberikan bobot yang lebih tinggi. Semua poin ini dihitung untuk dijadikan dasar penilaian dalam kenaikan jabatan fungsional. 4. Target AK untuk Kenaikan Jabatan Setiap tingkatan jabatan memiliki target AK yang berbeda. Sebagai contoh, untuk mencapai jabatan Lektor, seorang dosen harus mengumpulkan 200 AK, sedangkan untuk menjadi Guru Besar, diperlukan 850 AK. Oleh karena itu, Pedoman Operasional Penilaian Angka Kredit Dosen 2019 adalah panduan resmi yang harus dijadikan acuan dan diperbarui secara berkala. 5. Strategi untuk Mengoptimalkan Pengumpulan AK Dosen dianjurkan untuk aktif terlibat dalam berbagai jenis kegiatan agar bisa mengumpulkan AK secara maksimal. Fokuslah pada kegiatan yang memiliki bobot AK tinggi, seperti publikasi di jurnal internasional. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang AK, dosen dapat lebih efektif dalam mengelola angka kredit mereka. Untuk informasi lebih lengkap, jangan ragu untuk merujuk pada Pedoman Operasional Penilaian Angka Kredit Dosen 2019. Segera Unduh Pedoman Operasional Penilaian AK Dosen Tahun 2019 di sini! Unduh
Pengertian dan Syarat Akreditasi Unggul: Bedanya dengan Nilai Akreditasi A

Pengertian dan Syarat Akreditasi Unggul: Bedanya dengan Nilai Akreditasi A Tujuan utama setiap program studi mendapatkan akreditasi unggul yaitu ingin meningkatkan mutu akademiknya. Akreditasi ini juga menjadi acuan penting bagi calon mahasiswa dalam memilih program studi yang sesuai saat proses penerimaan mahasiswa baru. Pentingnya akreditasi bagi mahasiswa yang bercita-cita menjadi dosen atau pegawai negeri sipil tidak bisa diabaikan, karena akreditasi program studi biasanya menjadi salah satu syarat wajib. Pengertian Akreditasi Unggul Akreditasi Unggul merupakan peringkat tertinggi yang diberikan kepada perguruan tinggi atau program studi yang memenuhi kriteria dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) atau lembaga akreditasi mandiri lainnya, dengan nilai akreditasi di atas 361. Program studi yang mendapatkan akreditasi ini dianggap telah memenuhi Syarat Perlu Peringkat Unggul. Syarat untuk Mendapatkan Akreditasi Unggul Untuk meraih predikat Akreditasi Unggul, sebuah perguruan tinggi harus memenuhi beberapa kriteria penting, di antaranya: Skor Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) harus ≥ 3,0. Status akreditasi program studi oleh BAN-PT atau lembaga akreditasi mandiri harus ≥ 3,25. Efektivitas sistem penjaminan mutu di perguruan tinggi harus ≥ 3,0. Jumlah publikasi ilmiah di jurnal akademik dalam 3 tahun terakhir harus ≥ 3,25. Jika salah satu atau lebih dari kriteria tersebut tidak terpenuhi, maka peringkat akan ditetapkan sebagai “Baik Sekali.” Sistem Penilaian Sebelum adanya istilah Akreditasi Unggul, penilaian akreditasi menggunakan skala yang dikenal sebagai Akreditasi A, B, dan C. Namun, berdasarkan aturan terbaru seperti Peraturan BAN-PT No. 3 Tahun 2019, akreditasi kini terbagi menjadi beberapa predikat, yaitu: Unggul: Nilai akreditasi ≥ 361 dan memenuhi syarat peringkat Unggul. Baik Sekali: Nilai akreditasi antara 301-360 atau lebih, tapi belum memenuhi semua syarat untuk predikat Unggul. Baik: Nilai akreditasi ≥ 301 namun belum memenuhi syarat predikat Baik Sekali. Nilai kurang dari 200, maka program studi tidak terakreditasi Perlu diingat bahwa semua program studi yang mendapatkan predikat Unggul pasti mendapatkan nilai A. Namun, tidak semua program studi dengan nilai A otomatis mendapatkan predikat Unggul, karena predikat ini memerlukan syarat tambahan yang lebih ketat. Bergabung dengan Kami dan Jadikan Perguruan Tinggi Anda terakreditasi Unggul Akreditasi Unggul menjadi standar tertinggi dalam dunia akademik yang menunjukkan kualitas dan kredibilitas sebuah perguruan tinggi atau program studi. Jika Anda ingin memastikan program studi atau universitas pilihan Anda memiliki akreditasi yang tepat, pastikan untuk selalu mengecek status akreditasinya melalui situs resmi BAN-PT atau lembaga akreditasi lainnya. Ingin program studi Anda meraih Akreditasi Unggul? Segera daftarkan kampus atau program studi Anda di mutuperguruantinggi.id dan tingkatkan peluang meraih predikat terbaik untuk masa depan pendidikan Anda! Klik di sini untuk informasi lebih lanjut.
Webinar Nasional: Bedah Panduan Penyusunan Kurikulum Perguruan Tinggi Kemendikbudristek Tahun 2024 oleh Mutu Perguruan Tinggi

Webinar Nasional: Bedah Panduan Penyusunan Kurikulum Perguruan Tinggi Kemendikbudristek Tahun 2024 oleh Mutu Perguruan Tinggi MUTUPERGURUANTINGGI.ID – Pada tanggal 29 Agustus 2024, platform mutuperguruantinggi.id sukses menyelenggarakan webinar nasional dengan tema “Bedah Panduan Penyusunan Kurikulum Perguruan Tinggi Tahun 2024”. Acara ini diadakan secara online dan dihadiri oleh lebih dari 160 peserta dari perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Panduan Terbaru dari Kemendikbudristek Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, Kemendikbudristek telah meluncurkan Buku Panduan Penyusunan Kurikulum Perguruan Tinggi Tahun 2024. Buku ini berfungsi sebagai pedoman utama bagi perguruan tinggi dalam menyusun kurikulum yang sesuai dengan standar terbaru. Webinar ini bertujuan untuk membahas dan meningkatkan pemahaman mengenai pedoman tersebut. Interaksi Langsung dengan Prof. Dr. H. Fajri Ismail, M.Pd.I., CIT Pada kesempatan ini, kami mengundang Bapak Prof. Dr. H. Fajri Ismail, M.Pd.I., CIT, sebagai pembicara utama. Prof. Fajri menjelaskan secara mendetail tentang panduan kurikulum dan berinteraksi langsung dengan peserta. Diskusi mencakup berbagai aspek, termasuk jumlah SKS di perguruan tinggi, yang memberikan wawasan berharga bagi para peserta. Diskusi dan Testimoni Peserta Sesi diskusi berjalan dengan lancar, memungkinkan peserta untuk berbagi pengalaman dan bertanya langsung kepada pemateri. Setelah sesi ini, peserta memberikan umpan balik positif dan testimoni tentang manfaat dari webinar nasional ini. Komitmen Mutu Perguruan Tinggi Mutu Perguruan Tinggi berkomitmen untuk terus berinovasi dan mendukung perguruan tinggi dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Dengan bimbingan kami, perguruan tinggi Anda dapat mencapai akreditasi program studi dan perguruan tinggi unggul serta internasional. Hubungi kami sekarang di 0812-8656-3234 untuk informasi lebih lanjut tentang bagaimana kami dapat membantu meningkatkan mutu perguruan tinggi Anda. Jangan lewatkan kesempatan untuk bergabung dengan kelas webinar mutu berikutnya!
Mutu Perguruan Tinggi Sukses Gelar Webinar Nasional: Akselerasi Akreditasi Laboratorium Lingkungan ISO/IEC 17025:2017

Mutu Perguruan Tinggi Sukses Gelar Webinar Nasional: Akselerasi Akreditasi Laboratorium Lingkungan ISO/IEC 17025:2017 Mutu Perguruan Tinggi dengan bangga mengumumkan keberhasilan pelaksanaan webinar nasional bertema “Akselerasi Akreditasi Laboratorium Lingkungan ISO/IEC 17025:2017 pada Perguruan Tinggi” yang diadakan secara online pada 22 Agustus 2024. Webinar ini menghadirkan dua narasumber ahli, Bapak Mulyono, S.TP. dan Bapak Fajri Mulya Iresa, S.T., M.T., Ph.D, dan diikuti oleh para civitas akademika dari perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Peran Laboratorium Lingkungan dalam Pendidikan dan Penelitian Isu lingkungan semakin mendapatkan perhatian penting, dan perguruan tinggi memiliki peran krusial dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang ini. Laboratorium lingkungan dengan fasilitas memadai dapat menjadi sumber pendapatan tambahan melalui akreditasi ISO/IEC 17025:2017. Peluang Akreditasi untuk Perguruan Tinggi Saat ini, hanya dua perguruan tinggi yang terdaftar sebagai laboratorium lingkungan di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Hal ini membuka peluang bagi perguruan tinggi lainnya untuk mengakreditasi laboratorium mereka dan terdaftar, menjadi representatif di wilayah masing-masing. Rangkuman Sesi Webinar Sesi Pertama: Bapak Mulyono, S.TP. memberikan gambaran umum tentang akreditasi ISO/IEC 17025:2017, menjelaskan prinsip dasar dan manfaat akreditasi. Sesi Kedua: Bapak Fajri Mulya Iresa, S.T., M.T., Ph.D membahas langkah-langkah konkret untuk akreditasi laboratorium lingkungan serta best practices yang telah diterapkan di perguruan tinggi yang sudah terdaftar. Diskusi dan Pemahaman Mendalam Sesi diskusi berjalan lancar, memungkinkan peserta untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai langkah-langkah yang perlu diambil untuk mendapatkan akreditasi laboratorium ISO/IEC 17025:2017. Komitmen Kami untuk Meningkatkan Budaya Mutu di Perguruan Tinggi mutuperguruantinggi.id berkomitmen untuk terus berinovasi dan membantu perguruan tinggi dalam membangun budaya mutu. Kami siap mendampingi Anda untuk meraih akreditasi program studi dan perguruan tinggi yang unggul dan internasional. Dapatkan FREE Gap Analysis untuk Laboratorium Anda Tertarik dengan gap analysis gratis untuk laboratorium Anda? Hubungi admin kami di 0812-8656-3234 untuk informasi lebih lanjut dan book konsultasi GRATIS! Sampai jumpa di kelas webinar mutu selanjutnya!
