Header - Mutu Perguruan Tinggi

Kolaborasi Strategis Kemdiktisaintek dan Basarnas: Dorong Riset Perguruan Tinggi untuk Penanggulangan Darurat Nasional

Kolaborasi Strategis Kemdiktisaintek dan Basarnas: Dorong Riset Perguruan Tinggi untuk Penanggulangan Darurat Nasional

BAGIKAN :

Kolaborasi Strategis Kemdiktisaintek dan Basarnas: Dorong Riset Perguruan Tinggi untuk Penanggulangan Darurat Nasional

Kolaborasi Strategis Kemdiktisaintek dan Basarnas: Dorong Riset Perguruan Tinggi untuk Penanggulangan Darurat Nasional

Kolaborasi Strategis Kemdiktisaintek dan Basarnas: Dorong Riset Perguruan Tinggi untuk Penanggulangan Darurat Nasional

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menjalin kerja sama strategis. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman pada Rabu, 7 Mei 2025, di Kantor Kemdiktisaintek, Jakarta.

Penguatan Riset dan SDM Jadi Fokus Utama Kolaborasi

Kerja sama ini bertujuan memperluas bidang kolaborasi. Misalnya, pada penelitian, pengembangan teknologi, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Menteri Kemdiktisaintek, Brian Yuliarto, menekankan bahwa perguruan tinggi punya peran penting. Khususnya, dalam menciptakan solusi nyata bagi tantangan darurat di Indonesia.

Selain itu, keterlibatan kampus juga diharapkan bisa meningkatkan literasi masyarakat mengenai kebencanaan. Hal ini penting karena banyak masyarakat yang belum menyadari risiko dan cara penanganan darurat secara tepat.

Basarnas Sambut Keterlibatan Akademisi

Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, kerja sama dengan perguruan tinggi akan memperkuat peran Basarnas secara nasional. Oleh karena itu, kolaborasi ini bisa membantu dalam penggunaan teknologi baru, pelatihan petugas, serta pengembangan kelembagaan.

Visi “Diktisaintek Berdampak”: Riset untuk Solusi Nyata

Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek, Fauzan Adziman, menjelaskan bahwa kerja sama ini selaras dengan visi “Diktisaintek Berdampak”. Artinya, riset harus berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan (problem-based research). Dengan begitu, hasilnya akan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Sebagai langkah awal, kedua pihak akan membentuk tim pakar sesuai bidang masing-masing. Tim ini akan mendukung pelaksanaan riset dan inovasi secara berkelanjutan.

Dukung Perguruan Tinggi Menjadi Garda Terdepan Inovasi Penanggulangan Bencana

Kerja sama ini menjadi peluang emas bagi akademisi. Di satu sisi, riset akan semakin aplikatif. Di sisi lain, perguruan tinggi juga berkontribusi langsung terhadap penanggulangan bencana dan kondisi darurat.

Saatnya Akademisi Berkontribusi untuk Negeri

Kini saatnya Anda, para akademisi dan peneliti, menjadi bagian dari upaya strategis nasional dalam penanggulangan darurat. Dukung perubahan melalui riset, inovasi, dan pengembangan SDM yang berdampak langsung bagi masyarakat.

🔍 Temukan peluang kolaborasi riset, pelatihan, dan program strategis lainnya di situs resmi Mutu Perguruan Tinggi: mutuperguruantinggi.id serta hubungi kami sekarang!
Mari wujudkan pendidikan tinggi yang berdaya saing dan berkontribusi nyata untuk Indonesia!

BLOG

Pelatihan 40JP-Implementer Tata Kelola Organisasi Perguruan Tinggi-Oktober 2026
0
Pelatihan 40JP-Lead Implementer SPMI Terintegrasi ISO 21001-September 2026
0
Pelatihan 40JP-Auditor Internal SPMI Terintegrasi ISO 21001-Agustus 2026
0
Pelatihan 40JP-Training of Trainer (ToT) Outcome-Based Education (OBE)-Agustus 2026
0
Webinar Nasional: Strategi Optimalisasi Bisnis Kampus dan Kinerja Iku PT Berdampak
0
Pelatihan 40JP-Lead Implementer SPMI Terintegrasi ISO-Juli 2026
0
Pelatihan 40jp Tata Kelola Organisasi Perguruan Tinggi Juli 2026
0
Pelatihan Implementer Auditor Internal SPMI Terintegrasi ISO 21001-Juni 2026
0
Pelatihan Kompetensi – Lead Implementer SPMI Terintegrasi ISO 21001:2018 – Oktober 2025
0
Pelatihan TOT OBE-September 2025
0
Transformasi Kurikulum OBE: Suksesnya In House Training FISIP Universitas Tidar bersama Mutuperguruantinggi.id
0
Strategi Implementasi Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025: Transformasi AMI Berbasis Risiko
0