Tingkatkan Budaya Mutu: UPN Veteran Jatim dan Mutuperguruantinggi.id Sukses Gelar Refreshment Audit Mutu Internal (AMI-PT)

Tingkatkan Budaya Mutu: UPN Veteran Jatim dan Mutuperguruantinggi.id Sukses Gelar Refreshment Audit Mutu Internal (AMI-PT) Audit Mutu Internal Perguruan Tinggi (AMI-PT) Audit Mutu Internal Perguruan Tinggi (AMI-PT) adalah kunci utama dalam menjaga kualitas dan keunggulan sebuah institusi pendidikan. Oleh karena itu, universitas harus secara rutin memperbarui pemahaman tim internalnya. Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPN Veteran Jatim) baru-baru ini menunjukkan komitmen kuat mereka terhadap mutu. Bersama mutuperguruantinggi.id, UPN Veteran Jatim sukses menyelenggarakan kegiatan Refreshment Audit Mutu Internal Perguruan Tinggi (AMI-PT) pada Senin, 15 September 2025. Kegiatan ini merupakan langkah strategis UPN Veteran Jatim untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas standar operasional serta akreditasi internal. Lebih dari 50 Auditor Internal Dibekali Pembaruan Teknik AMI-PT Pelatihan refreshment ini diikuti oleh lebih dari 50 auditor internal UPN Veteran Jatim. Pada kesempatan istimewa ini, kami mengundang Bapak Dr. Muhammad Rosiawan, M.T., seorang pakar di bidang AMI. Beliau membimbing langsung para peserta untuk memahami pembaruan terbaru dan teknik yang paling efektif dalam pelaksanaan AMI-PT. Harapannya, refreshment ini memastikan seluruh auditor dan pelaksana mutu internal memiliki pemahaman yang seragam dan mutakhir mengenai standar mutu yang berlaku saat ini. Dengan pemahaman yang terbaru ini, proses AMI-PT dapat berjalan jauh lebih efektif, yang pada akhirnya akan mendukung peningkatan kualitas akademik dan non-akademik di UPN Veteran Jatim secara menyeluruh. Empat Tahap Krusial dalam Pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) Proses AMI merupakan tulang punggung dalam sistem penjaminan mutu. Proses ini memastikan seluruh kegiatan di perguruan tinggi sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan. AMI harus menjadi momentum yang baik untuk memperkuat budaya mutu di setiap program studi dan unit kerja. Secara garis besar, proses AMI mencakup empat tahap penting: Perencanaan: Sebelum audit dilakukan, auditor perlu menyusun daftar checklist atau kertas kerja audit. Pada tahap ini, auditor yang bertugas akan menentukan area yang akan mereka audit sesuai kesepakatan. Pelaksanaan: Auditor melaksanakan kegiatan audit dengan memeriksa dokumen dan bukti implementasi di program studi atau unit kerja sesuai checklist yang sudah mereka susun. Pelaporan: Auditor akan melaporkan semua temuan audit dalam bentuk Laporan Hasil Audit (LHA). LHA ini akan menjadi data penting untuk ditindaklanjuti dalam Rapat Tinjauan Manajemen (RTM). Tindak Lanjut Hasil Audit: Laporan temuan dari auditor wajib ditindaklanjuti dan diselesaikan oleh unit kerja terkait. Penyelesaian temuan bertujuan agar permasalahan mutu tidak terulang pada periode AMI berikutnya. Tindak lanjut ini bisa diselesaikan di tingkat Unit Pengelola Program Studi (UPPS), atau bahkan di tingkat perguruan tinggi jika memerlukan persetujuan dari pimpinan tertinggi. 🤝 Komitmen Mutuperguruantinggi.id sebagai Konsultan Mutu Terbaik Mutuperguruantinggi.id berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik dan solusi yang relevan bagi perguruan tinggi Anda. Kami hadir melalui berbagai layanan unggulan, seperti pelatihan, pendampingan intensif, sertifikasi kompetensi, dan layanan konsultasi lain yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik institusi Anda. Jadilah bagian dari perguruan tinggi yang terus meningkatkan mutunya! Jangan sampai institusi Anda tertinggal dalam pembaruan standar mutu terbaru. Siapkan tim Anda sekarang untuk menghadapi tantangan akreditasi dan penjaminan mutu berikutnya. Segera Konsultasikan Kebutuhan Mutu Institusi Anda! Kami siap menjadi mitra strategis Anda dalam mewujudkan budaya mutu dan keunggulan institusi. Untuk pelaksanaan In House Training, Pendampingan Akreditasi, Pelatihan Publik, atau Sertifikasi Kompetensi Person yang tailor-made di perguruan tinggi Anda, segera hubungi narahubung kami. Langsung terhubung via WhatsApp: Hubungi Kami Sekarang di 0812-8656-3234 Sampai jumpa di event kami selanjutnya! Follow Instagram kami di @mutuperguruantinggi.official untuk informasi update berkenaan dengan Upcoming Events kami!
Siap Hadapi Tantangan Global: UPR Sukses Gelar In House Training SPMI Terintegrasi ISO 21001:2018 Bersama Mutuperguruantinggi.id

Siap Hadapi Tantangan Global: UPR Sukses Gelar In House Training SPMI Terintegrasi ISO 21001:2018 Bersama Mutuperguruantinggi.id Peningkatan daya saing institusi pendidikan di kancah global bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Dalam upaya mencapai visi tersebut, Universitas Palangka Raya (UPR) mengambil langkah strategis yang signifikan. Mutuperguruantinggi.id dengan bangga mendampingi UPR dalam menyelenggarakan In House Training Lead Implementer Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Terintegrasi ISO 21001:2018. Kegiatan ini menandai komitmen kuat UPR untuk memastikan bahwa sistem penjaminan mutu tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga selaras dengan ISO 21001:2018, standar internasional yang dirancang khusus untuk organisasi pendidikan. Tujuan utamanya adalah mencetak Lead Implementer yang mampu memimpin perubahan dan menjamin penerapan mutu yang konsisten di seluruh unit universitas. Melahirkan Agen Perubahan Mutu: Tujuan dan Peserta Pelatihan UPR Program pelatihan intensif ini berlangsung selama tiga hari berturut-turut, mulai dari Rabu hingga Jumat, 08–10 Oktober 2025. Sebanyak 41 peserta internal UPR mengikuti pelatihan ini. Mereka adalah individu-individu terpilih yang akan menjadi agen perubahan mutu di fakultas maupun unit kerja masing-masing. Pembukaan kegiatan ini menjadi momentum penting, ditandai dengan sambutan resmi yang berkesan dari Bapak Dr. Berkat, S.P., M.Si., Ketua Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3MP) UPR. Sambutan tersebut menegaskan keseriusan dan komitmen universitas terhadap inisiatif peningkatan mutu ini. Dibimbing Tiga Pakar Mutu Berpengalaman Sesi materi pelatihan dibawakan oleh tiga pakar mutu profesional dari Mutuperguruantinggi.id, memastikan peserta menerima ilmu dan praktik terbaik di bidangnya: Dr. Wonny Ahmad Ridwan, M.M. (Fokus: SPMI dan Manajemen Risiko) Andika, S.Psi. (Fokus: Integrasi ISO 21001:2018) Dr. Muhammad Rosiawan, M.T. (Fokus: Evaluasi dan Continual Improvement) Rangkaian Materi Aplikatif: Membangun Kompetensi Lead Implementer Pelatihan ini dirancang dengan pendekatan yang sangat praktis dan aplikatif. Tujuannya agar peserta tidak hanya mengerti konsep di kelas, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung di unit kerja mereka. Berikut adalah ringkasan tahapan pembelajaran yang diikuti peserta: 1. Hari Pertama: Pondasi Mutu dan Risiko (Rabu, 08 Oktober) Setelah proses registrasi dan pre-test, materi berfokus pada fondasi kuat penjaminan mutu. Peserta mendalami Pengenalan Sistem SPMI, Landasan Regulasi, hingga implementasinya di Perguruan Tinggi. Selanjutnya, mereka memperoleh pemahaman mendalam mengenai Manajemen Risiko, serta Prinsip dan Persyaratan Standar ISO 21001:2018 dan cara mengharmoniskan standar tersebut dengan SPMI. 2. Hari Kedua: Praktik Dokumen dan Implementasi (Kamis, 09 Oktober) Memasuki hari kedua, peserta lebih banyak terlibat dalam praktik. Mereka melakukan presentasi tugas, kemudian dilanjutkan dengan praktik Penyusunan Kebijakan & Pedoman Penerapan PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, Peningkatan) yang wajib berbasis risiko. Pelatihan ini juga mencakup praktik detail dalam Penyusunan Standar SPMI hingga Tata Cara Pendokumentasian Implementasi SPMI agar setiap proses terdokumentasi dengan baik. 3. Hari Ketiga: Evaluasi dan Peningkatan Berkelanjutan (Jumat, 10 Oktober) Di hari penutup, materi berpusat pada mekanisme peningkatan mutu. Peserta mempelajari Pemantauan dan Evaluasi Internal SPMI Berbasis Risiko dan pembahasan mendalam mengenai Metode Perbaikan dan Peningkatan Berkelanjutan (Continual Improvement). Kegiatan ditutup dengan Praktik Presentasi Tugas Mandiri akhir, Post Test, dan seremoni penutupan resmi. Transformasi Mutu UPR: Selaras dengan Tuntutan Global Tujuan utama dari In House Training ini sangat jelas: mentransformasi 41 peserta menjadi Lead Implementer yang memiliki kompetensi utuh untuk memimpin upaya perbaikan mutu di UPR. Dengan menguasai integrasi SPMI dan ISO 21001:2018, UPR memastikan bahwa tata kelola, pengajaran, dan output lulusannya akan selaras dengan tuntutan dan pengakuan global. Pelatihan ini adalah cerminan komitmen kuat UPR untuk menyediakan pendidikan yang unggul, relevan, dan diakui secara internasional. Inisiatif peningkatan mutu di Universitas Palangka Raya merupakan sebuah perjalanan tanpa akhir menuju keunggulan. Jangan Tunda Peningkatan Mutu Institusi Anda! Apakah institusi Anda juga memiliki visi untuk meningkatkan daya saing global dan menjamin kualitas pendidikan sesuai standar internasional? Mutuperguruantinggi.id siap menjadi mitra strategis Anda! Kami menyediakan layanan komprehensif untuk In House Training, Pendampingan, Pelatihan Publik, dan Sertifikasi Kompetensi Person di perguruan tinggi Anda. Jangan lewatkan peluang emas ini! Jadilah bagian integral dari upaya kami dalam mencapai visi global. Hubungi kami segera melalui WhatsApp untuk konsultasi dan penawaran terbaik Klik di sini untuk terhubung dengan narahubung kami: 0812-8656-3234 (WhatsApp) Follow instagram kami di @mutuperguruantinggi.official untuk informasi terkini mengenai Upcoming Events selanjutnya!
Sukses Mencetak Pemimpin Mutu: Pelatihan Lead Implementer SPMI Terintegrasi ISO 21001:2018

Sukses Mencetak Pemimpin Mutu: Pelatihan Lead Implementer SPMI Terintegrasi ISO 21001:2018 Mutuperguruantinggi.id kembali mengambil langkah strategis dalam dunia pendidikan tinggi Indonesia. Kami sukses menyelenggarakan Pelatihan Lead Implementer Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Terintegrasi ISO 21001:2018. Inisiatif ini bukan sekadar pelatihan teknis biasa, melainkan sebuah wadah kolaboratif untuk membentuk para pemimpin mutu yang siap membawa perguruan tinggi bersaing di kancah global. Tujuan utama kami sangat jelas Memastikan perguruan tinggi di Indonesia memiliki kesiapan matang dalam memenuhi standar mutu internasional. Dengan demikian, institusi pendidikan tidak hanya berjalan di tempat, tetapi terus berkembang sesuai tuntutan zaman. Belajar Bersama Pakar Penjaminan Mutu Nasional Pelatihan ini berlangsung intensif selama tiga hari, mulai dari Selasa hingga Kamis, 07–09 Oktober 2025. Mengusung format daring (online) yang fleksibel, kami berhasil memfasilitasi partisipasi aktif dari berbagai wilayah di Indonesia tanpa kendala jarak. Sebanyak 29 peserta yang memegang peran kunci dalam tim penjaminan mutu di institusinya masing-masing turut ambil bagian. Untuk menjamin kualitas materi, kami menghadirkan empat pakar penjaminan mutu perguruan tinggi yang memiliki kredibilitas tinggi di tingkat nasional: Dr. Muhammad Rosiawan, M.T. Dr. Wonny Ahmad Ridwan, M.M. Dr. Ir. Desiana Vidayanti, M.T. Agung Yulianto, M.Si. Keempat narasumber ini membimbing peserta secara komprehensif, memastikan transfer ilmu berjalan dua arah dan efektif. Kurikulum Terstruktur: Dari Teori Menuju Implementasi 1. Hari Pertama: Fondasi dan Manajemen Risiko Sesi pembuka dimulai dengan pemahaman mendalam mengenai fondasi SPMI dan landasan regulasi yang berlaku. Selanjutnya, narasumber mengajak peserta membedah prinsip dan persyaratan standar internasional ISO 21001:2018. Poin penting pada hari pertama adalah harmonisasi antara SPMI dengan standar ISO, serta manfaatnya bagi akreditasi internasional. Selain itu, peserta juga langsung mempraktikkan cara mengelola risiko di perguruan tinggi melalui tugas identifikasi risiko yang relevan. 2. Hari Kedua: Praktik Penyusunan Dokumen Berbasis Risiko Setelah memahami teori dasar, hari kedua berfokus pada praktik teknis. Peserta belajar menyusun dokumen krusial, mulai dari kebijakan, standar, hingga pedoman PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan). Kami menekankan bahwa penyusunan dokumen ini mutlak harus berbasis risiko. Sesi ini ditutup dengan latihan mandiri mengenai tata cara pendokumentasian implementasi SPMI agar tertib administrasi dan mudah telusur. 3. Hari Ketiga: Evaluasi dan Peningkatan Berkelanjutan (Continual Improvement) Hari terakhir merupakan puncak dari rangkaian pelatihan. Fokus materi beralih ke proses monitoring dan evaluasi internal. Peserta mempelajari metode Pemantauan dan Evaluasi Internal Berbasis Risiko. Tujuannya adalah agar peserta mampu menerapkan prinsip continual improvement. Dengan begitu, mutu kampus akan terus meningkat secara konsisten dari waktu ke waktu, bukan hanya saat akan diakreditasi. Output: Melahirkan Lead Implementer yang Kompeten Melalui pelatihan ini, Mutuperguruantinggi.id berharap dapat melahirkan Lead Implementer SPMI yang handal. Kami ingin para alumni pelatihan ini mampu mengintegrasikan SPMI dan ISO 21001:2018 dalam aktivitas sehari-hari di kampus. Dengan kompetensi ini, perguruan tinggi dapat memastikan setiap proses operasionalnya berjalan konsisten, terukur, dan selalu mengarah pada peningkatan mutu berkelanjutan. Ingatlah bahwa investasi pada kompetensi SDM adalah kunci utama menuju keunggulan institusi masa depan. Siap Meningkatkan Mutu Perguruan Tinggi Anda? Jangan lewatkan kesempatan berharga untuk meningkatkan kualitas institusi Anda. Bergabunglah dengan ribuan alumni kami yang telah berhasil membenahi sistem penjaminan mutu di kampusnya. Untuk informasi terbaru mengenai Upcoming Events, tips mutu, dan jadwal pelatihan, silakan ikuti Instagram kami di: @mutuperguruantinggi.official Apakah Anda membutuhkan In House Training, Pendampingan Akreditasi, atau Sertifikasi Kompetensi Person di perguruan tinggi Anda? Segera hubungi tim kami untuk diskusi lebih lanjut. Hubungi Kami via WhatsApp: Klik di sini Mari bersama-sama wujudkan budaya mutu yang unggul di perguruan tinggi Indonesia!
UIN Walisongo Gandeng MutuPerguruanTinggi.id Siapkan 12 Prodi Menuju Akreditasi Internasional ACQUIN

UIN Walisongo Gandeng MutuPerguruanTinggi.id Siapkan 12 Prodi Menuju Akreditasi Internasional ACQUIN Semarang – Mutuperguruantinggi.id kembali membuktikan komitmennya dalam mendampingi institusi pendidikan tinggi di Indonesia menuju standar global. Kali ini, kami berkolaborasi dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menggelar kegiatan bertajuk “Initial Condition Akreditasi Internasional ACQUIN”. Acara strategis ini berlangsung sukses selama dua hari, yakni pada Senin dan Selasa, 22–23 September 2025. Bertempat di Semarang, kegiatan ini menjadi langkah krusial bagi UIN Walisongo dalam memetakan kesiapan sebelum mengajukan akreditasi internasional ke lembaga ACQUIN. Sinergi Menuju Standar Mutu Global Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif dari jajaran pimpinan universitas, tim penjamin mutu, hingga perwakilan dari 12 program studi (Prodi) yang menjadi target akreditasi. Semangat kolaborasi terlihat jelas saat seluruh peserta mengikuti rangkaian acara secara luring (offline). Untuk memastikan persiapan berjalan maksimal, Mutuperguruantinggi.id menghadirkan pakar berpengalaman, Ir. Hendy Santosa, S.T., M.T., Ph.D. Kehadiran beliau memberikan wawasan mendalam sekaligus strategi teknis bagi tim UIN Walisongo dalam menghadapi standar ketat akreditasi internasional. Rangkaian Kegiatan: Dari Pemaparan hingga Visitasi Lapangan Kami merancang agenda kegiatan ini menjadi dua sesi utama yang padat dan komprehensif. Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi intensif dari Bapak Hendy Santosa. Beliau mengupas tuntas mengenai standar, instrumen, serta persyaratan mutlak yang wajib dipenuhi dalam akreditasi ACQUIN. Selanjutnya, pada hari kedua, fokus kegiatan beralih pada implementasi lapangan. Bapak Hendy bersama tim melakukan kunjungan atau visitasi langsung ke 12 prodi terkait. Langkah ini bertujuan untuk: Memverifikasi kelengkapan dokumen akademik. Mengecek ketersediaan dan kelayakan fasilitas sarana prasarana. Menilai proses akademik yang berjalan apakah sudah selaras dengan standar internasional. Transisi dari teori ke praktik lapangan ini memungkinkan universitas melihat potret nyata kondisi di lapangan secara objektif. Mengidentifikasi Peluang Perbaikan Strategis Tujuan utama dari kegiatan Initial Condition ini adalah mengidentifikasi kesiapan awal UIN Walisongo secara menyeluruh, mulai dari level universitas, fakultas, hingga program studi. Hasil identifikasi ini menjadi data berharga untuk menemukan celah (gap) antara kondisi saat ini dengan standar ACQUIN. Dengan adanya pendampingan ahli, UIN Walisongo kini dapat segera menyusun langkah perbaikan strategis. Hal ini memastikan bahwa ke-12 prodi tersebut benar-benar siap melangkah ke tahap submisi dokumen akreditasi internasional. Upaya ini merupakan bukti nyata komitmen UIN Walisongo dalam meningkatkan mutu pendidikan dan daya saing di kancah global. Siapkan Kampus Anda Menuju Level Internasional Bersama Kami! Mutuperguruantinggi.id siap menjadi mitra strategis bagi perguruan tinggi Anda. Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik melalui pelatihan, pendampingan akreditasi, sertifikasi kompetensi, dan konsultasi mutu lainnya yang sesuai dengan kebutuhan instansi Anda. Jangan lewatkan informasi terbaru mengenai Upcoming Events kami dengan mengikuti Instagram resmi di @mutuperguruantinggi.official. Ingin mengadakan In House Training atau Pendampingan Akreditasi di kampus Anda? Segera hubungi tim kami untuk diskusi lebih lanjut. Kami siap membantu Anda mencapai target akreditasi unggul. Hubungi Kami via WhatsApp: 0812-8656-3234 (Klik di sini) Sampai jumpa di program pengembangan mutu selanjutnya!
Mutuperguruantinggi.id Gelar ToT Outcome Based Education (OBE) untuk Tingkatkan Kualitas Akreditasi

Mutuperguruantinggi.id Gelar ToT Outcome Based Education (OBE) untuk Tingkatkan Kualitas Akreditasi Platform mutuperguruantinggi.id bersama PT Padma Global Nusatama baru saja sukses menyelenggarakan Pelatihan Training of Trainer Outcome Based Education (ToT OBE) secara daring. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 16 hingga 18 September 2025, dan menarik perhatian 33 peserta dari 11 perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Peserta pelatihan ini sangat beragam, terdiri dari dosen, Kepala Program Studi (Kaprodi), hingga pengelola penjaminan mutu internal. Kehadiran mereka menunjukkan tingginya komitmen institusi dalam mengadopsi kurikulum berbasis luaran yang adaptif dan relevan. Tujuan Utama: Membekali Agen Transformasi Kurikulum Kami menyelenggarakan pelatihan ini bertujuan membekali para peserta dengan kompetensi esensial dalam merancang dan mengimplementasikan kurikulum berbasis luaran (Outcome-Based Education/OBE) di institusi masing-masing. Selama tiga hari intensif, peserta menerima materi eksklusif langsung dari tiga pakar ahli yang sangat berpengalaman di bidang kurikulum dan pendidikan tinggi. Kami dengan bangga mengundang tiga pakar ahli kurikulum dari mutuperguruantinggi.id: Prof. Dr. Joko Nurkamto, M.Pd Ir. Endrotomo, M.T.Ars Ir. Hendy Santosa, S.T., M.T., Ph.D Rangkaian Materi Padat dan Interaktif Selama Tiga Hari Rangkaian pelatihan terbagi dalam tiga hari yang padat ilmu dan praktik. Setiap sesi kami rancang agar peserta tidak hanya memahami konsep, melainkan juga mampu menerapkannya secara nyata. Hari Pertama: Pondasi dan Benchmarking OBE Kegiatan pelatihan hari pertama dibuka oleh Ir. Hendy Santosa, S.T., M.T., Ph.D. Beliau memaparkan pengenalan OBE, termasuk penjelasan konsep dasar serta manfaat implementasinya di perguruan tinggi. Selanjutnya, Ir. Hendy Santosa juga memaparkan benchmarking penerapan OBE dalam konteks akreditasi nasional maupun internasional. Sesi siang difokuskan pada pengembangan kurikulum OBE bersama Prof. Dr. Joko Nurkamto, M.Pd. Setelah pemaparan yang mendalam, peserta kemudian melanjutkan dengan penugasan individual untuk menguji pemahaman mereka. Materi hari pertama ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang hangat antara para peserta dengan narasumber. Oleh karena itu, penugasan yang diberikan bertujuan meningkatkan pemahaman dan praktik langsung dari para peserta. Hari Kedua: Praktik Nyata Penyusunan RPS dan Outcome-Based Learning Hari kedua dimulai dengan praktik penyusunan RPS (Rencana Pembelajaran Semester) dan presentasi tugas bersama Prof. Dr. Joko Nurkamto, M.Pd. Sesi ini berlangsung sangat aktif karena masing-masing peserta memberikan feedback konstruktif atas presentasi satu sama lain, sehingga sesi diskusi menjadi lebih hidup dan dinamis. Pada sesi berikutnya, Ir. Endrotomo, M.T.Ars. membawakan materi seputar pendekatan pembelajaran berbasis outcome. Diskusi berlangsung hangat, sebab pemateri dan peserta dapat langsung berdiskusi saat pemaparan materi, dan peserta juga menginformasikan kondisi riil di perguruan tinggi masing-masing. Hari kedua pelatihan ditutup dengan tugas lanjutan bagi peserta; tugas ini terbagi menjadi tugas individu dan kelompok. Hari Ketiga: Asesmen, Presentasi, dan Uji Kompetensi Di hari terakhir, Ir. Hendy Santosa, S.T., M.T., Ph.D. kembali memberikan pembekalan terkait metode asesmen pembelajaran OBE serta topik terkait lainnya. Setelah sesi pemaparan, peserta kemudian mempresentasikan hasil tugas hari kedua secara individu. Kegiatan hari ketiga ditutup dengan sesi testimoni dan foto bersama. Meskipun pelatihan inti telah selesai, para peserta harus bersiap menghadapi uji kompetensi yang akan dilaksanakan pada tanggal 23 Agustus 2025. Komitmen Kami: Mewujudkan Transformasi Mutu Pendidikan Tinggi Mutuperguruantinggi.id menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, pakar, serta tim pelaksana yang telah menyukseskan pelatihan ini. Kami berharap besar kegiatan ini menjadi awal dari transformasi nyata dalam sistem pendidikan tinggi, yang lebih berorientasi pada luaran, relevan dengan kebutuhan industri, dan tentu saja mendukung akreditasi unggul serta internasional. Dengan bekal ilmu, praktik, dan diskusi selama tiga hari, kami yakin peserta pelatihan ToT OBE kini mampu menjadi agen perubahan dalam mendorong implementasi kurikulum berbasis OBE di perguruan tinggi mereka. Kegiatan ini menunjukkan komitmen mutuperguruantinggi.id sebagai mitra strategis dalam transformasi mutu pendidikan tinggi yang lebih adaptif, relevan, dan unggul secara nasional maupun internasional. Jadilah Bagian dari Inisiatif Mutu Pendidikan Internasional Pelatihan dan Sertifikasi Training of Trainer OBE ini merupakan sertifikasi internasional pertama di Indonesia yang berfokus pada OBE. Yuk, menjadi bagian dari kami! Follow Instagram kami di @mutuperguruantinggi.official untuk informasi update berkenaan dengan Upcoming Events selanjutnya. Hubungi narahubung kami di 0812-8656-3234 untuk pelaksanaan In House Training, Pendampingan, atau Pelatihan Publik dan Sertifikasi Kompetensi Person di perguruan tinggi Anda!
Sukses Besar! Mutuperguruantinggi.id Gelar Pelatihan ToT OBE Batch Agustus 2025 untuk 200 Dosen dan Praktisi

Sukses Besar! Mutuperguruantinggi.id Gelar Pelatihan ToT OBE Batch Agustus 2025 untuk 200 Dosen dan Praktisi Sukses Besar! Mutuperguruantinggi.id Gelar Pelatihan ToT OBE Batch Agustus 2025 untuk 200 Dosen dan Praktisi Mutuperguruantinggi.id kembali membuktikan komitmennya dalam memajukan pendidikan tinggi di Indonesia. Bekerja sama dengan PT Padma Global Nusatama, kami sukses menyelenggarakan Pelatihan Training of Trainer Outcome Based Education (ToT OBE) secara daring pada tanggal 12–14 Agustus 2025. Antusiasme peserta sangat luar biasa. Tercatat sebanyak 200 peserta dari 50 perguruan tinggi di seluruh Indonesia turut ambil bagian. Mereka terdiri dari dosen, kepala program studi, hingga pengelola penjaminan mutu internal yang siap melakukan transformasi kurikulum di institusi masing-masing. Menghadirkan Pakar Kurikulum Terbaik Pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan kompetensi teknis dalam merancang dan mengimplementasikan kurikulum berbasis luaran (Outcome Based Education). Untuk menjamin kualitas materi, Mutuperguruantinggi.id menghadirkan tiga pakar ahli yang memiliki jam terbang tinggi dalam pengembangan kurikulum pendidikan tinggi: Prof. Dr. Joko Nurkamto, M.Pd Prof. Dr. Saiful Ridlo, M.Si Ir. Hendy Santosa, S.T., M.T., Ph.D Kehadiran ketiga narasumber ini memberikan wawasan mendalam, mulai dari konsep dasar hingga praktik teknis di lapangan. Rangkaian Kegiatan: Dari Teori hingga Praktik Nyata Selama tiga hari penuh, peserta tidak hanya mendengarkan teori, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi dan penugasan. Berikut adalah rangkuman keseruan kegiatan tersebut: 1. Hari Pertama: Konsep Dasar dan Benchmarking Ir. Hendy Santosa, S.T., M.T., Ph.D. membuka kegiatan dengan memaparkan konsep dasar OBE serta manfaat implementasinya. Beliau juga menjelaskan bagaimana melakukan benchmarking penerapan OBE untuk kebutuhan akreditasi nasional maupun internasional. Melanjutkan sesi tersebut, Prof. Dr. Joko Nurkamto, M.Pd memandu peserta dalam pengembangan kurikulum OBE. Sesi ini kami tutup dengan diskusi interaktif dan pembagian tugas individu agar peserta dapat langsung mempraktikkan materi yang mereka terima. 2. Hari Kedua: Bedah RPS dan Pendekatan Outcome Keseruan berlanjut di hari kedua. Prof. Dr. Joko Nurkamto, M.Pd mendampingi peserta dalam praktik penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Suasana menjadi sangat hidup ketika peserta saling memberikan feedback atas presentasi rekan lainnya. Selanjutnya, Prof. Dr. Saiful Ridlo, M.Si. menjelaskan pendekatan pembelajaran berbasis outcome. Diskusi berlangsung hangat karena peserta aktif mengonsultasikan kondisi riil di kampus mereka masing-masing. Kami menutup hari kedua dengan tugas kelompok untuk memperdalam pemahaman kolaboratif. 3. Hari Ketiga: Asesmen dan Uji Kompetensi Sebagai puncak acara, Ir. Hendy Santosa kembali memberikan pembekalan mengenai metode asesmen pembelajaran OBE. Peserta kemudian mempresentasikan hasil tugas mereka secara individu sebagai bentuk evaluasi pemahaman. Setelah sesi foto bersama dan testimoni, para peserta kini bersiap menghadapi Uji Kompetensi yang dijadwalkan pada tanggal 19 Agustus 2025 mendatang. Langkah Awal Transformasi Pendidikan Tinggi Mutuperguruantinggi.id sangat mengapresiasi semangat seluruh peserta. Kami berharap bekal ilmu selama tiga hari ini mampu menjadikan Bapak/Ibu sebagai agen perubahan yang mendorong implementasi kurikulum OBE secara nyata. Pelatihan dan Sertifikasi Training of Trainer OBE ini merupakan sertifikasi internasional pertama di Indonesia yang berfokus pada OBE. Ini adalah langkah strategis untuk mendukung akreditasi unggul dan meningkatkan relevansi lulusan dengan kebutuhan industri. Siap Meningkatkan Mutu Perguruan Tinggi Anda? Jangan lewatkan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi dosen dan pengelola mutu di institusi Anda. Mutuperguruantinggi.id siap menjadi mitra strategis Anda melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan. Ingin mengadakan In House Training, Pendampingan, atau mengikuti Pelatihan Publik selanjutnya? Hubungi Tim Kami Sekarang Dapatkan informasi update mengenai Upcoming Events kami dengan mengikuti Instagram resmi di @mutuperguruantinggi.official. Mari wujudkan pendidikan tinggi yang adaptif dan unggul bersama kami!
Pelatihan 40 JP Lead Implementer SPMI Terintegrasi ISO 21001:2025 Sukses Diselenggarakan oleh MutuPerguruanTinggi.id

Pelatihan 40 JP Lead Implementer SPMI Terintegrasi ISO 21001:2025 Sukses Diselenggarakan oleh MutuPerguruanTinggi.id Pelatihan Eksklusif SPMI dan ISO 21001:2018 untuk Perguruan Tinggi Indonesia MutuPerguruanTinggi.id kembali membuktikan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi nasional. Pada tanggal 16–18 Juli 2025, platform ini sukses menyelenggarakan Pelatihan Lead Implementer SPMI Terintegrasi ISO 21001:2018 secara daring. Acara ini diikuti oleh 28 peserta yang berasal dari 14 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Peserta merupakan perwakilan dari tim penjaminan mutu internal kampus dan civitas akademika yang aktif dalam pengembangan sistem mutu perguruan tinggi. Fokus Pelatihan: Penyusunan Dokumen SPMI Berbasis Risiko dan Integrasi ISO Selama tiga hari, peserta mengikuti sesi intensif mengenai penyusunan dokumen SPMI yang berbasis risiko dan terintegrasi dengan standar internasional SNI ISO 21001:2018. Materi disampaikan oleh tiga pakar MutuPerguruanTinggi.id yang sudah berpengalaman luas di bidang penjaminan mutu pendidikan: Dr. Wonny Ahmad Ridwan Dr. Ir. Desiana Vidayanti, M.M. Bapak Andika Pemahaman Dasar SPMI dan ISO 21001 pada hari pertama Kegiatan dibuka oleh Bapak Kurniawan Eka Saputra, S.T.P. selaku Director of Account Management MutuPerguruanTinggi.id. Kemudian, Dr. Desiana Vidayanti menjelaskan konsep dasar SPMI di perguruan tinggi, dilanjutkan dengan paparan dari Bapak Andika mengenai integrasi ISO 21001:2018 untuk mendukung akreditasi internasional. Sesi ditutup dengan pemaparan dari Dr. Wonny Ahmad Ridwan terkait pengenalan risiko dalam penyusunan dokumen mutu. Diskusi interaktif menghidupkan sesi dan memperkuat pemahaman peserta mengenai tantangan implementasi SPMI berbasis risiko. Hari Kedua: Praktik Identifikasi Risiko dan Penyusunan Dokumen Hari kedua difokuskan pada praktik langsung. Dr. Desiana membimbing peserta menyusun identifikasi risiko, diikuti dengan sesi presentasi dan saling memberikan umpan balik antar peserta. Diskusi menjadi sangat hidup karena peserta dapat menyesuaikan materi dengan kondisi kampus masing-masing. Evaluasi Internal dan Perbaikan Berkelanjutan di Hari Ketiga Dr. Wonny memaparkan strategi pemantauan dan evaluasi internal SPMI serta penerapan Continual Improvement. Pada sesi siang, peserta mempresentasikan tugas mereka dan menerima umpan balik langsung dari para ahli. Pelatihan ditutup dengan sesi pesan dan kesan serta dokumentasi bersama. Tujuan dan Manfaat Pelatihan Program ini dirancang untuk: Meningkatkan kompetensi pelaku SPMI di perguruan tinggi Memperkuat pemahaman tentang manajemen mutu berbasis risiko Mendukung siklus PPEPP secara menyeluruh Mendorong terciptanya budaya mutu institusional Memfasilitasi akreditasi nasional unggul dan internasional Langkah Selanjutnya: Sertifikasi Kompetensi CQAI Setelah pelatihan, peserta akan menjalani uji kompetensi daring. Peserta yang lulus akan memperoleh gelar non-akademik CQAI (Certified Quality Assurance Implementer). Sertifikasi ini menjadi langkah nyata menuju kualitas pendidikan tinggi bertaraf global. MutuPerguruanTinggi.id: Mitra Transformasi Mutu Pendidikan Melalui pelatihan ini, MutuPerguruanTinggi.id menunjukkan peran strategisnya sebagai mitra transformasi mutu pendidikan tinggi di Indonesia. Kegiatan ini membuka jalan bagi peserta untuk menjadi agen perubahan dalam meningkatkan standar mutu institusi mereka. Hubungi Kami untuk Pelatihan, Pendampingan, dan Sertifikasi Ingin menyelenggarakan pelatihan serupa di kampus Anda? Tim kami siap membantu untuk kegiatan In House Training, Pendampingan, Pelatihan Publik, hingga Sertifikasi Kompetensi Person SPMI dan OBE. 📲 Hubungi kami di 0812-8656-3234📸 Follow Instagram kami di @mutuperguruantinggi.official🌐 Kunjungi pelatihan terbaru kami: Pelatihan dan Sertifikasi TOT OBEBootcamp OBE Batch 1
Pentingnya Kurikulum OBE untuk Masa Depan Perguruan Tinggi Anda: Panduan Lengkap untuk Akademisi

Pentingnya Kurikulum OBE untuk Masa Depan Perguruan Tinggi Anda: Panduan Lengkap untuk Akademisi Pentingnya Kurikulum OBE untuk Masa Depan Perguruan Tinggi Anda: Panduan Lengkap untuk Akademisi Di tengah dinamika era pendidikan 4.0, perguruan tinggi dituntut untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap bersaing di pasar kerja global. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2023 menjadi landasan kuat bagi pengembangan kurikulum berbasis luaran (Outcome-Based Education – OBE), yang memberikan fleksibilitas dalam menentukan standar kompetensi lulusan. Pendekatan OBE bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan strategis untuk memastikan relevansi lulusan dengan kebutuhan industri. Kurikulum ini juga mensyaratkan pemantauan terintegrasi untuk melacak capaian pembelajaran mahasiswa secara sistematis. Memahami OBE: Fondasi Pendidikan Abad 21 Outcome-Based Education (OBE) adalah sistem pendidikan yang berfokus pada capaian pembelajaran. Dalam pendekatan ini, fokus pembelajaran bergeser dari sekadar penyampaian materi menjadi luaran atau outcome yang diharapkan. Artinya, mahasiswa dipersiapkan untuk memiliki kemampuan yang siap diaplikasikan di dunia kerja, bukan hanya menguasai teori. Landasan hukum pengembangan kurikulum program studi yang mengacu pada OBE telah diatur dalam beberapa regulasi penting, seperti Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Perpres Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), dan Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi. Perbedaan Signifikan: Kurikulum Konvensional vs. Kurikulum OBE Pada kurikulum konvensional, dosen umumnya hanya memberikan materi dan teori secara luas tanpa pengukuran langsung terhadap penerapan oleh mahasiswa. Sebaliknya, dalam kurikulum OBE, dosen tidak hanya mengajar teori, tetapi juga memastikan mahasiswa dapat menerapkan pengetahuan tersebut melalui proyek atau tugas relevan. Hal ini menjamin mahasiswa benar-benar menguasai keterampilan praktis yang dibutuhkan di dunia profesional. Singkatnya, kurikulum OBE lebih menekankan pada pencapaian hasil belajar yang terukur, beralih dari sekadar menghafal teori menjadi kemampuan mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan dalam situasi nyata. Urgensi Implementasi OBE: Fokus pada Hasil dan Akreditasi Mengapa OBE menjadi kebutuhan mendesak bagi perguruan tinggi Anda? Fokus pada Hasil Nyata yang Terukur Dalam sistem OBE, setiap mata kuliah dirancang dengan target capaian pembelajaran yang spesifik dan terukur. Contohnya, di jurusan Akuntansi, kurikulum OBE menargetkan mahasiswa mampu menyusun laporan keuangan perusahaan dengan akurasi 95% sesuai standar. Pendekatan ini memastikan mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri. Hasil pembelajaran pun dapat diukur dan dievaluasi secara objektif. Peningkatan Akreditasi Nasional dan Internasional Implementasi OBE juga sangat membantu kampus dalam memenuhi berbagai indikator akreditasi, baik nasional maupun internasional. Pada akreditasi nasional, butir C6 (pembelajaran dan kurikulum) serta C9 (luaran) dalam Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) sangat berkaitan erat dengan kurikulum OBE karena fokus pada pencapaian kemampuan mahasiswa. Selain itu, kurikulum OBE bahkan menjadi syarat wajib untuk meraih akreditasi internasional, seperti Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE). Pencapaian ini dapat diraih jika program studi telah mengimplementasikan OBE minimal empat tahun dan meluluskan setidaknya satu alumni hasil implementasi OBE. Dengan mengadopsi OBE, fokus pada kompetensi lulusan akan meningkatkan daya saing (employability) mereka. Kampus yang menerapkan pendekatan OBE akan memiliki berbagai keunggulan kompetitif, antara lain: lulusan lebih siap kerja dan diminati industri, reputasi kampus meningkat di mata stakeholder, peluang kerja sama dengan industri semakin terbuka, serta kemudahan mendapatkan pengakuan internasional. Sistem Terintegrasi: Tulang Punggung Implementasi OBE yang Efisien Implementasi OBE tidak akan optimal tanpa dukungan sistem terintegrasi yang memadai. Mengapa Sistem Terintegrasi Begitu Penting? Bayangkan jika universitas masih menggunakan sistem administrasi manual untuk pencatatan nilai, jadwal, dan data mahasiswa yang tersebar. Akan sangat sulit memantau perkembangan akademik secara menyeluruh dan memberikan layanan pendidikan yang efisien. Demikian pula dengan implementasi OBE. Tanpa sistem terintegrasi, mengelola dan melacak capaian pembelajaran secara komprehensif akan menjadi tantangan besar. Sebuah sistem terintegrasi, yang dirancang untuk menyatukan seluruh proses pendidikan, berperan sebagai tulang punggung dalam konteks OBE. Sistem ini menghubungkan seluruh elemen pembelajaran secara efektif. Manfaat Sistem Terintegrasi dalam Mendukung Kurikulum OBE Sistem terintegrasi sangat krusial untuk mendukung implementasi kurikulum OBE karena memungkinkan pengelolaan dan pemantauan capaian pembelajaran secara efisien. Dengan sistem yang terhubung, setiap elemen kurikulum, dari perancangan hingga evaluasi, dapat diselaraskan secara sistematis. Perancangan dan Penelusuran Capaian Pembelajaran: Sistem terintegrasi memungkinkan: Pemetaan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL): Mendefinisikan kompetensi yang harus dimiliki lulusan setiap program studi. Breakdown Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK): Menentukan kontribusi spesifik setiap mata kuliah terhadap CPL. Pemetaan Gradasi Pembelajaran: Menciptakan alur pembelajaran terstruktur dari semester awal hingga akhir. Pemantauan dan Asesmen Real-time: Dengan integrasi data, sistem akan mengelola seluruh data secara terpadu, menjamin informasi selalu terbarui (up-to-date) dan real-time. Fitur pemantauan meliputi: Dashboard Pencapaian: Memungkinkan dosen dan mahasiswa melihat progres capaian pembelajaran secara visual. Early Warning System: Memberikan peringatan dini jika ada mahasiswa yang berpotensi tidak mencapai target CPL. Analisis Kinerja Kelas: Menyediakan perbandingan pencapaian antar kelas dan semester untuk evaluasi. Penyelarasan Kurikulum yang Komprehensif: Sistem memastikan semua komponen pembelajaran sejalan: Rencana Pembelajaran Semester (RPS) otomatis tersinkronisasi dengan CPL dan CPMK. Metode Pengajaran disesuaikan dengan target capaian. Sistem Evaluasi dirancang untuk mengukur pencapaian outcomes secara akurat. Dokumentasi dan Pelaporan Otomatis: Sistem terintegrasi meningkatkan efisiensi administrasi melalui otomatisasi proses pendaftaran, penjadwalan, dan manajemen data mahasiswa. Dengan memberikan akses cepat dan akurat terhadap informasi akademik, sistem ini memperkuat transparansi dan akuntabilitas di institusi pendidikan. Sistem menghasilkan laporan untuk: Proses Akreditasi (dengan format sesuai standar BAN-PT). Evaluasi Kurikulum Berkala. Laporan Capaian Pembelajaran Mahasiswa. Data untuk Pengambilan Keputusan Strategis. Dampak Transformatif OBE bagi Seluruh Sivitas Akademika Anda Implementasi kurikulum OBE membawa perubahan signifikan bagi seluruh sivitas akademika. Ini mendorong dosen untuk lebih fokus pada hasil, mahasiswa untuk aktif mencapai kompetensi, dan pengelola perguruan tinggi untuk memantau kualitas pendidikan secara lebih terintegrasi. Hal ini meningkatkan kualitas pembelajaran dan menciptakan ekosistem yang lebih adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja. Untuk Pimpinan Perguruan Tinggi (Rektor, Wakil Rektor, Dekan) Berbagai manfaat strategis bagi pimpinan perguruan tinggi meliputi: Memperkuat Posisi dalam Akreditasi: Data capaian pembelajaran yang sistematis mempermudah proses akreditasi dan meningkatkan peluang peringkat A. Dasar Pengambilan Keputusan yang Solid: Dashboard analytics memberikan insight mendalam tentang kinerja akademik. Meningkatkan Reputasi Institusi: Lulusan dengan kompetensi terukur meningkatkan brand value kampus. Efisiensi Anggaran: Sistem terintegrasi mengurangi duplikasi dan pemborosan sumber daya. Untuk Bagian Akademik dan Administrator Ada beberapa manfaat strategis untuk kemudahan
Sukses Digelar! Pelatihan ToT OBE Mutuperguruantinggi.id Siap Dorong Transformasi Kurikulum Perguruan Tinggi

Suksesnya Pelatihan ToT OBE Bersama Mutuperguruantinggi.id Mutuperguruantinggi.id bekerja sama dengan PT Padma Global Nusatama telah menyelenggarakan Pelatihan Training of Trainer (ToT) Outcome Based Education/OBE secara daring pada 11–13 Juni 2025. Acara ini diikuti oleh 66 peserta dari 31 perguruan tinggi di Indonesia, mulai dari dosen, ketua program studi, hingga pengelola sistem penjaminan mutu internal. Mengapa OBE Penting bagi Pendidikan Tinggi? Pendidikan tinggi menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Maka dari itu, pendekatan berbasis luaran (OBE) hadir sebagai solusi untuk: Menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan industri, Meningkatkan keterukuran capaian lulusan, dan Mempermudah proses akreditasi internasional Hal ini ditegaskan oleh Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D, Kepala LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta, saat memberikan keynote speech di pembukaan acara. Hadirkan Pakar Nasional dan Keynote Speaker dari LLDIKTI Untuk memperkuat materi, pelatihan ini menghadirkan tiga pakar di bidang kurikulum dan pendidikan tinggi, yaitu: Prof. Dr. Joko Nurkamto, M.Pd Prof. Dr. Saiful Ridlo, M.Si Ir. Hendy Santosa, S.T., M.T., Ph.D Sorotan Hari Pertama: Paradigma OBE dan Desain Kurikulum Kegiatan pelatihan dibuka oleh Kurniawan Eka Saputra, S.T.P., selaku Director of Account Management Mutuperguruantinggi.id. Setelah itu, peserta mengikuti sesi dari Prof. Setyabudi mengenai urgensi OBE dalam konteks global. Berikutnya, Ir. Hendy Santosa membahas benchmarking akreditasi OBE, baik nasional maupun internasional. Kemudian, Prof. Joko Nurkamto memandu sesi pengembangan kurikulum OBE. Hari pertama ditutup dengan diskusi dan penugasan sebagai praktik awal. Hari Kedua: Penyusunan RPS dan Pembelajaran Berbasis Luaran Pada hari kedua, peserta diajak untuk praktik menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan mempresentasikan tugas masing-masing. Diskusi berlangsung aktif dengan feedback dari peserta dan fasilitator. Selanjutnya, Prof. Saiful Ridlo menyampaikan materi tentang pendekatan pembelajaran berbasis outcome. Pada sesi ini, peserta diajak berdialog tentang kondisi riil di institusi masing-masing, sehingga pembahasan menjadi lebih aplikatif. Kegiatan Hari Ketiga: Asesmen dan Persiapan Uji Kompetensi Di hari terakhir, Ir. Hendy Santosa memberikan pemahaman tentang asesmen pembelajaran dalam kerangka OBE. Kemudian, peserta mempresentasikan hasil tugas sebelumnya secara individu. Para peserta bersiap mengikuti ujian kompetensi yang akan digelar pada 19–21 Juni 2025. Ujian ini menjadi langkah penting untuk memperoleh sertifikasi resmi. Menuju Perguruan Tinggi Berdaya Saing Global Pelatihan ToT OBE ini menjadi langkah awal dalam membangun transformasi sistem pembelajaran di perguruan tinggi Indonesia. Kami percaya bahwa peserta pelatihan kini siap menjadi agen perubahan dalam menerapkan OBE di institusinya masing-masing. Upcoming Events: Sertifikasi Kompetensi untuk Peningkatan Mutu Kampus 1. Pelatihan dan Sertifikasi Lead Implementer SPMI Terintegrasi ISO 21001:2018 2. Implementer Tata Kelola Organisasi Perguruan Tinggi Hubungi Kami Sekarang! Tertarik menghadirkan pelatihan, pendampingan, atau sertifikasi kompetensi di kampus Anda?📱 Hubungi admin Mutuperguruantinggi.id melalui WhatsApp di 0812-8656-3234 atau kunjungi Instagram kami di @mutuperguruantinggi.official untuk informasi event terbaru!
Sukses Digelar! Pelatihan dan Sertifikasi AMI-PT Batch Mei 2025 Siapkan Auditor Perguruan Tinggi yang Kompeten

Sukses Digelar! Pelatihan dan Sertifikasi AMI-PT Batch Mei 2025 Siapkan Auditor Perguruan Tinggi yang Kompeten Platform Mutuperguruantinggi.id bersama PT Padma Global Nusatama kembali sukses menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Auditor Mutu Internal Perguruan Tinggi (AMI-PT) secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 6 hingga 8 Mei 2025, dan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para auditor dalam melaksanakan audit mutu internal di perguruan tinggi. Kupas Tuntas Kebijakan SPMI dan Dasar Audit Mutu Internal pada Hari Pertama Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi mengenai Kebijakan Nasional Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi (SPMI). Selain itu, pemateri juga menjelaskan pengertian audit mutu internal dan berbagai dokumen pendukung yang diperlukan selama proses audit. Materi awal ini penting sebagai dasar pemahaman bagi para peserta. Kemudian, peserta diberi tugas mandiri yang harus disiapkan untuk dipresentasikan pada hari berikutnya. Hari Kedua: Simulasi Audit dan Diskusi Kelompok yang Interaktif Memasuki hari kedua, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok. Mereka mulai menyusun dokumen yang akan digunakan dalam praktik audit. Selanjutnya, peserta menyusun daftar pertanyaan yang akan diajukan kepada auditi. Suasana pelatihan sangat interaktif. Peserta aktif berdiskusi baik dengan pemateri maupun dengan sesama kelompok. Hal ini menunjukkan antusiasme tinggi dalam mempersiapkan diri sebagai auditor yang profesional. Efektifkan Hari Ketiga dengan Praktik Visitasi dan Simulasi RTM yang Efektif Pada hari ketiga, seluruh peserta mengikuti simulasi praktik audit. Mereka melakukan visitasi, mencatat temuan audit, lalu mempresentasikan hasilnya. Setelah itu, pelatihan dilanjutkan dengan simulasi Rapat Tinjauan Manajemen (RTM). Secara keseluruhan, sesi praktik berjalan lancar. Diharapkan hasil pelatihan ini dapat diterapkan oleh peserta di perguruan tinggi masing-masing. Mengapa Pelatihan dan Sertifikasi AMI-PT Sangat Penting? Dalam rangka menjamin mutu pendidikan tinggi, auditor internal wajib memiliki kompetensi khusus dan sertifikasi resmi. Oleh karena itu, pelatihan ini menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas audit internal di setiap unit kerja perguruan tinggi. Uji Sertifikasi AMI-PT Akan Dilaksanakan pada 17 Mei 2025 Setelah mengikuti pelatihan, para peserta dijadwalkan mengikuti sertifikasi kompetensi AMI-PT secara daring pada 17 Mei 2025. Ujian ini bertujuan untuk memastikan bahwa peserta memiliki kemampuan dan pemahaman standar dalam menjalankan audit mutu internal, dan berhak menyandang gelar CIIQA (Certified Internal Quality Auditor). Manfaat Sertifikasi CIIQA Bagi Auditor Mutu Internal Memiliki sertifikat kompetensi CIIQA memberikan berbagai keuntungan, di antaranya: Diakui kapabilitas dan kredibilitasnya sebagai auditor di lingkungan perguruan tinggi Menguasai standar nasional dalam pelaksanaan audit mutu internal Meningkatkan daya saing dan profesionalitas dalam bidang penjaminan mutu pendidikan tinggi Siap Jadi Auditor Tersertifikasi? Yuk Daftar Sekarang! Ingin mendapatkan sertifikat kompetensi dari KAN dan menyandang gelar CIIQA sebagai Auditor Mutu Internal Perguruan Tinggi? Follow Instagram kami di @mutuperguruantinggi.official untuk informasi terbaru seputar pelatihan dan sertifikasi AMI-PT. Lalu, hubungi narahubung kami di 0812-8656-3234 untuk permintaan In House Training, Pendampingan, atau Pelatihan Publik dan Sertifikasi Kompetensi Person di kampus Anda. Jadi, jangan lewatkan kesempatan emas ini. Daftarkan diri Anda di batch selanjutnya dan jadi auditor unggul untuk masa depan mutu perguruan tinggi Indonesia!
